Minggu, 03 Maret 2013

cerita nyata

ini merupakan pengalaman waktu saya masih kecil dahulu,waktu itu saya masih sekolah duduk di bangkusekolah dasar,sekitar tahun 70an.dan pada saat itu pesawat televisi itu  masih barang mewah dan tidak semua orang  punya, jadi kalau kami mau menonton tv kami pergi kekampong sebelah nonton TVpun hanya malam minggu saja walau pun jarak sampai 3km dari rumah kami senang dengan berjalan kaki bersama berombongan pergi hanya ingin menyaksi kan acara di TV saat itu cuma ada satu siaran saja TV Indonesia dan tv RTM Malaysia.
               dan cerita di mulai setelah acara televisi selesai kami beranjak pulang kerumah masing 2 sekitar jam 01.00 dan ada juga kawan yang tak pulang yaitu menginap di tmpat menonton tv tsb.dan kami pulang secarar berombongan dan rumah saya yang paling terakhir,dalam perjalanan pulang kami mulai bercerita macam2 ya cerita anak2 tapi sedikit 2 tentang cerita seram dengan rasa ngantuk dan mulai rasa letih mulai terasa langah demi lengkah menuju pulang apalagi kampung kami itu memang suasana nya seram serta banyak kuburan ,rumah penduduk pun berjauh -jauhan hiiii.....bulu kuduk terasa merinding,wah tak terasa satu persatu teman ku sudah mulai berkurang sudah sampai di rumah nya masing2 tinggal saya berdua saja yaitu sama si enggol ia kawan ku yang rumah terdekat dgn ku sekitar 300m lah dari rumah ku.tak kusadari rumah kawan ku sudah sampai berarti tinggallah aku yang sendiri tapi ku coba untuk berani menuju rumah baru setengah perjalanan menuju rumah hati terkesiap mata ku memandang ada sesosok wanita yg keadaan hamil tapi aku kenal betul dengan nya yaitu tetangga dekat rumah ku aku bertemu dengan pas di dekat kuburan yang agak luas lalu ku tegur orang tsb nama nya kak Ani  kak ANI mau kemane malam2 seginik (logat melayu) dia diam samdil menoleh ,di hati ada juga tetangga yg lewat dan terusir lah rasa takut ku.tapi hati ku penasaran ku coba menoleh ke belakang,tetepi apa yang kuliiat berubah pandangaan ujud kak Ani tadi telah berubah menjadi Bola api yang besar dan mengejar ku dan di sertai dengan bau daun sirih bulu tengkuk ku seperti membesar ku ambil keputusan ku belari menuju rumah dan mahluk tsb tetap mengejar ku.
......dan cukup di sini dahulu cerita ku ini adalah pengalaman pribadi ku dan masih ada lagi cerita pengalami nyata ku akan ku cerita kan..    ( wasalam DEWAH )